meruqyah jin penari bali

Meruqyah Dukun,Jin Penari Bali

Oleh : Abdul Hamid

Ibu muda janda satu anak yang di tinggal mati suaminya beberapa tahun yang lalu,Mendatangi saya dan meminta supaya dirinya di Ruqyah dan di pisahkan dari jin yang ada di tubuhnya.Sangat berharap untuk bisa sembuh dan hidup seperti ibu-ibu normal lainnya.

Bermula beberapa tahun yang lalu ibu ini pernah kesurupan dan sewaktu mengobati dia di datangkan dukun sehingga dukun itu mengikat kerja sama dan melakukan suatu ritual kerja sama dengan dirinya.Dalam Quran Suroh Al-jin Ayat 6 dilarang Allah kita melakukan hal seperti ini.

Masya Allah telusur punya telusur dari orang-orang sebelumnya,beberpa orang kakek dan ayah si ibu ini seorang Dukun dan menurut pengakuannya si ibu sewaktu dia kesurupan yang datang itu adalah kakeknya,Masya Allah itu bukan kakeknya buk tetapi itu jin dan ruh orang yang meninggal itu bukan Urusan manusia dan Allah hanya memberikan sedikit ilmu mengenai itu.

Dan keluhan utama dari ibu ini,kepala sama pundaknya sering sakit dan merasakan ketakutan melalui bisik-bisikan sehingga dia tidak bisa tidur,Ketakutan yang sering di alaminya Dia sangat takut Putri semata wayangnya sakit dan pada kenyataanya Putri yang sampai sekarang Alhamdulillah sehat wal, afiat.

Aku sebagai manusia menilai ibu ini sangat kuat dari sisi yang lain kita nilai,Bayangkan mencari nafkah dan menyekolahkan putrinya dia mampu dan belum lagi untuk ongkos rumah dll.Dia bukan PNS,Bukan Pegawai BUMN yang gajinya datang tiap bulan tetapi hari ini kerja malamnya beli nasi,dan hari esok apa yang harus di kerjakan belum tahu entah apa…….!!!ENTAHLAH……..

Baru saja sesi ruqyah di mulai,jari-jari lentik dari dua tangannya di angkat ke atas dan berlahan-lahan di gerak-gerakkan sehingga susunan lima jarinya terlihat rapi dan indah dan setiap gerakannya di iringi irama kepala dan skali-skali sorot mata tajam menuju ke arahku,seolah-olah mau menghancurkan hatiku yang sedang menerapinya.

(-) Assalamu Alaikum

(*) Ehm… Ehm…Apa…

(-)Assalamu Alaikum

(*)Apa… Itu

(-) Yamaksarol jin,kenapa kamu berada di tubuh ibu ini.

(*) Saya suka sama dia

(-) Kami sebagai muslim di larang kerja sama dengan bangsa kalian.

(*) Saya kan cantik dan saya kan mencintai dia

(-) Ya maksarol jin apa pun alasanmu untuk bertempat tinggal di dalam tubuh ibu ini dalam agama kami ini dilarang

().Saya kan bukan muslim saya Bud*ha

(-) Ya skrang ibu ini datang kepada saya dan sudah ihklas meleoaakanmu dari dirinya,makanya dia datang kemari,ibu ini muslim jadi saya mengajakmu untuk masuk ke agama kami.

(*) Saya tidak mau.

Dan trus jari-jemarinya bergerak dari tadi tidak pernah berhenti.

Saya membacakan lagi ayat Allah trus menerus sehingga si ibu menukar posisi jarinya dari atas ke telinga seolah-olah tidak ingin mendengarkan apa yang saya lantunkan.Selang satu jam membacakan si ibu tiba-tiba jatuh terkapar ke lantai,Seolah-ola kekuatannya hilang dan tidak berdaya!

Ya.. Maksarol jin.. Saya peringatkan skali lagi jangan lagi kamu bersembunyi di dalam tubuh ibu ini apa lagi setelah kamu keluar jangan kembali lagi,kepala si ibu menggangguk seolah olah menyatakan iya!

Ya.. Maksaron jin kamu skarang duduk!!Ibu itu pun duduk tetapi jari-jemarinya masih bergerak dan bergerak seperti waktu pertama du bacakan quran ttp kecepatannya berkurang.

Baiklah sekarang saya keluar dari tubuh ibu ini dan saya tidak akan kembali lagi ketubuhnya. Itu yang terucap dari mulut su ibu seiring tubuhnya jatuh lagi kelantai,lunglai,dan pelan-pelan si ibu membuka matanya dan merasakan keringanan sekujur tubuhnya.

Smoga tulisan saya ini bermanfaat menjadi ibroh kepada semua sahabat Para Pecinta Yang Memendam Rindu Taman-Taman Surga.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.