Rumah Sunnah
VIEW : 244

sihir bau mulut

Sihir bau mulut bidan desa yang cantik. 
Saya kedatangan seorang bidan desa bersama suaminya minta tolong pada saya agar diruqyah. Bidan ini kena penyakit aneh,  yaitu dia merasakan nafasnya sangat sangat bau sampai sampai dia puyeng tidak sanggup membaui bau mulutnya sendiri.  Yang aneh,  bau mulutnya hanya bidan itu sendiri yang merasakannya. 
Bidan ini sampai stress karena merasa mulutnya sangat bau hingga banyak memeriksakan dirinya pada dokter THT (Telinga,  Hidung,  Tenggorokan).  Namun semua dokter menyatakan lambung bidan ini sehat,  gigi tidak ada yang bolong.  Saking penasarannya sampe sampe semua dokter mendekatkan hidungnya pada mulut bidan ini dan ternyata semua dokter tidak membaui bau yang busuk. 
Lalu dokter menyarankan agar bidan ini memeriksakan dirinya ke psikiater. Psikiater memvonis bidan ini terkena gangguan jiwa halusinasi yang cukup parah. 
Saat datang suaminya menjelaskan bahwa semenjak 2 tahun gangguan perasaan bau ini mengganggu keharmonisan rumah tangganya. Istrinya ga mau ciuman lagi dan hilang gairah nafsu seksual sebab dia minder merasa mulutnya bau. 
Anehnya saat mereka datang kerumah saya,  bidan ini bilang “kok bau mulut saya hilang ya”  Wallahu a’lam saya juga ga tahu kenapa mau mulutnya bisa hilang. (semoga jinnya atau bidannya tidak terpesona dengan kegantengan saya hehehe) 
Dokter spesialis, Psikiater sudah melaksanakan tugasnya mendiagnosa,  memeriksa dan memvonis bidan desa ini menderita halusinasi. 
Saya sebagai sarjana lulusan psikologi,  bisa mendiagnosa sekilas memang wanita ini seperti kena gangguan jiwa halusinasi. 
Tapi saya mencoba perspektif lain bisa jadi kena sihir saya lalu menggali informasi dan mendapatkan fakta bahwa :
1. Klinik kesehatan dan bersalin bidan ini sebelum sakit selalu ramai. 
2. Setelah hampir setiap hari mendapatkan siraman air aneh di kliniknya lalu bidan ini sakit “perasaannya” mual dan mau muntah karena bau mulutnya sendiri. 
3. Sering bermimpi bercumbu dan bercinta dengan sosok lelaki yang tidak dikenalnya. 
4. Klinik bidan ini akhirnya sepi karena bidannya menjadi introvert semenjak sakit dan klinik saingannya yang hanya berjarak beberapa ratus meter sekarang ramai dikunjungi pasien. 
Saya lalu sholat 2 rakaat juga bidan dan suaminya juga agar mendapatkan pertolongan Allah saat terapi. 
Saya lalu meminta suami dan istrinya membaca 3 qul ditiup dikedua telapak tangan dan diusap keseluruh tubuh. 
Saya meminta suaminya dan bidan tsb membacakan surat Al Fatihah,  ayat kursi, dan 3 qul di 7 botol besar air mineral,  madu,  minyak zaitun,  minyak kayu putih. 
Saya lalu meminta bidan tersebut kumur kumur dengan air lalu meminumnya. 
Dengan memakai mukena bidan tersebut berbaring terlentang, saya meminta agar bidan tersebut membuka mulutnya saya lalu meminta suaminya membaca al fatihah saja dengan suara pelan dan ditiupkan kedalam mulut juga hidung istrinya lalu tangan suaminya ditempelkan kedada dan perut istrinya. 
Saya sama sekali tidak menyentuh bidan tersebut dengan alasan bukan muhrim,  dan saat meruqyah tidak mau meniup ke mulut dan hidung bidan tersebut dengan alasan bidannnya (maaf) sangat cantik bisa bisa ga konsen saya melihat wajahnya hehehe. 
Saya memberi intruksi agar mendengarkan bacaan ruqyah saya dan rasakan jika ada pergerakan jin ditubuhnya ditandai seperti ada aliran listrik,  semut berjalan,  hawa panas, sakit atau sensasi lainnya. Jika ada sensasi tersebut langsung saja memberitahu pada saya walaupun saya masih membaca ayat ruqyah. 
Selama saya ruqyah beberapa kali bidan desa ini nyetuk “Pak Ustadz ada listrik berjalan dikedua tangan saya”  saya lalu meminta suaminya mengusapkan kedua tangaannya dengan lembut sembari membaca ruqyah dengan niat menarik keluar listrik tersebut. 
“Ustadz perut saya terasa panas” kata bidan ini saya lalu meminta suaminya menekan dengan ujung jarinya keperut istrinya. 
Lalu saat 30 menit ruqyah berlangsung tiba tiba “Hueeeekkk”  bidan ini muntah muntah.  saya lalu meminta suaminya menepuk nepuk dada dan punggung istrinya dengan niat membantu mengeluarkan penyakit lewat muntahan. 
Selesai muntah terpaksa saya pandangi wajahnya yang cantik itu dan bertanya “kenapa mba muntah”. 
“Ini, saya merasakan dileher saya ada hawa panas yang tiba tiba meloncat keluar dari mulut saya,  dan kok saya tiba tiba terbayang sosok bidan yang juga buka klinik ga jauh dari klinik saya”
Saya nyeletuk “tapi bukan karena bau mulut suaminya kan hehehe” 
“Bukan ustadz,  mulut suami saya ga bau sama sekali” sahut bidan itu. 
Saya lalu meminta bidan itu dan suaminya duduk dan saya tuntun berdoa jika memang ada oknum bidan lain telah menyihirnya. 
“Ya Allah jika sakit perasaan bau mulut mba fulanah karena gangguan sihir bidan…….. Kami memohon putuskan semua ikatan sihir baik yang ada didalam tubuh fulanah ataupun buhul sihir pada semua benda sihir baik yang berada didekat fulanah ataupun ditangan tukang sihir. 
Ya Allah hubungkanlah bacaan ruqyah kami pada semua buhul sihirnya dan hancurkan juga hilangkanlah kekuatannya,  Aamiin ya Rab”
Saat selesai berdoa saya tuntun melakukan tehnik pelepasan hubungan sihir. 
Saya, bersama bidan fulanah dan suaminya bersama sama membaca Al Fatihah,  Ayat Kursi,  Al Ikhlas,  Al Falaq dan An Naas sebanyak 7 kali ulangan dengan khusyuk membaca secara keras dan berjama’ah setiap selesai membaca satu surat lalu menghembuskan nafas diniatkan melepaskan jiwa dan raga fulanah dari belenggu sihir. 
Selesai membaca mba fulanah menceritakan bahwa seolah olah dia melihat gambar 3 dimensi mengulang kisah masa lalu ternyata fulanah pernah berkata ketus yang menyinggung bidan saingan kliniknya lalu bidan saingannya tersinggung.  Si fulanah juga baru ingat bahwa bidan saingannya ini rajin prihatin (dalam istilah jawa sering nglaku puasa mutih,  dll) dan suka melakukan ritual ala kejawen. 
Si bidan fulanah juga merasakan dalam dirinya ada sosok genderuwo hitam besar berbulu yang menangis nangis menyukai fulanah, jin ini masuk karena diutus mengerjakan sihir dan jatuh cinta pada bidan fulanah akhirnya hingga suka berada dalam kemaluan fulanah dan menzinahinya. 
Saya lalu meminta fulana mengoleskan minyak zaitun diperut dan dekat kemaluannya,  juga mengoleskan minyak zaitun diseputaran hidung dan saya minta juga memasukkan minyak kayu putih yang sudah diruqyah ke lubang hidung fulanah. 
Saya minta fulanah duduk lalu membuka mulut nya dan suaminya meniupkan hawa mulutnya kemulut dan hidung istrinya setiap selesai membaca satu surat. 
Hasilnya dahsyat,  saat saya membaca ruqyah fulanah merasakan pergerakan aneh disekitar kemaluannya lalu suaminya seolah olah melihat ada sosok genderuwo keluar dari tubuh istri lalu lalu kabur pergi. Saya sebagai peruqyah sama sekali tidak mengkondisikan pasien atau suaminya melakukan istilham tapi terjadi begitu saja. 
Selesai ruqyah saya menasihati agar setiap hendak berhubungan intim agar suaminya mengoleskan minyak zaitun pada zakarnya ini agar semua ikatan sihir lepas dari kemaluan istrinya. 
Bidan fulanah saya minta setiap habis sholat kumur kumur dengan air ruqyah lalu dibuang setelahnya minum lagi air ruqyahnya sembari melakukan istinsyaq (menghirup air kehidung) membaca surat al mu’minun ayat 97-98 sehabis sholat 3 atau 7 kali. 
Setiap mau tidur berwudhu,  membaca 3 qul ditiupkan ditelapak tangan lalu diusap keseluruh tubuh.  Tidur menghadap kiblat dan miring kekanan.
Saya juga meminta agar fulanah meminta maaf pada rekan sesama bidan yang dicurigai mengerjakan sihir sebab jika bidan saingannnya tersakiti oleh ucapan maka Allah ga akan ampuni kecuali meminta maaf. 
Alhamdulillah sampai sekarang  sudah hilang bau mulut bidan tersebut dan bisa ceria juga melayani kebutuhan biogis suaminya dengan gembira. Juga akhirnya kliniknya pindah rumah dan sekarang kembali ramai. 
Memang ada baiknya bidan fulanah pindah sebab menghindari kecemburuan sosial dengan bidan lainnya juga lokasi klinik yang lama sudah tidak kondusif lagi secara psikologis jika tetap diklinik lama akan selalu menimbulkan perasaan trauma yang tidak sehat bagi mentalnya. Hijrah lebih baik. 
Semoga ada ibrah yang bisa diambil.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *