Rumah Sunnah
VIEW : 290

MERUQYAH AIN KARENA SAUDARA NYA GILA

MERUQYAH AIN KARENA SAUDARA NYA GILA
===================================================================
OLEH : ABDUL HAMID
UNTUK PARA PECINTA YG MEMENDAM RINDU TAMAN – TAMAN SURGA
Kasus ini saya temukan Ketika meruqyah salah satu sekolah di Padang sidempuan yg terjadi kesurupan MASSAL, Ada s eorang SISWI yg sangat hebat reaksinya bayangkan saja proses ruqyah di mulai jam sebelas sampai jam 5 dia trus reaksi , sehingga saya sangat kewalahan menghadapinya maklum bukan satu orang yg di ruqyah ,
Baru di mulai proses ruqyah di mulai dia sudah reaksi ,menurut pengakuan teman-teman nya yg sudah sadar dari gangguan bahwa dia suka menyendiri dan orangnya pendiam .
Karena Semua siswi/siswa sudah sadar saya mempunyai kesempatan untuk menanganinya secara khusus ,berbagai teknik saya lakukan blm juga bisa membantunya dari jeratan jin yg ada di tubuhya.
Dan saya coba beberapa kali panggil namanya baru dia sadar dan dia mengatakan CAPEK PAK….!
Dalam kesadarannya penuh saya mencoba mewawancarainya dengan beberapa pertanyaan ,saya sangat tersentak dengan pernyataannya bahwa ada saudara laki – lakinya yg lagi di PASUNG di rumah dalam keadaan (maaf ) telanjang dan dia setiap hari memberikan saudaranya itu makan.
Saya teringat langsung Kasus SAHAL BIN HUNAIF
”Dari Abu Umamah bin Sahal bin Hunaif, ia berkata : ”Ayahku Sahal bin Hunaif mandi di lembah Kharraz (salah satu lembah di Madinah) kemudian dia melepas jubah yang dipakainya sementara itu Amir bin Rabi’ah memandang kepadanya. Sahal adalah orang yang berkulit sangat putih dan sangat bagus. Kemudian Amir berkata : ”Aku belum pernah melihat seperti sekarang, juga tidak pernah melihat kulit wanita perawan bercadar.” Lalu Sahal merasa sembelit (di perut) dan bertambah keras sembelitnya. Kemudian dikabarkan kepada Rasulullah SAW akan sembelitnya itu lalu dikatakan kepadanya : ”Ia tidak bisa mengangkat kepalanya.” Kemudian Rasulullah bertanya : ”Apakah ada seseorang yang kalian curigai?” Mereka berkata : ” Amir bin Rabi’ah.” Kemudian Rasulullah SAW memanggilnya lalu memarahinya dan bersabda : ”Mengapakah salah satu diantara kalian membunuh saudaranya? Mengapakah tidak kamu berkati, mandilah untuknya.” Kemudian Amir mencuci mukanya, kedua tangannya, kedua sikunya, kedua lututnya, jari-jari kedua kakinya dan bagian dalam kainnya di dalam bejana kemudian (air bekas cuci itu) disiramkan kepadanya (Sahal) dari arah belakangnya lalu Sahal kontan sembuh saat itu juga.”(Diriwayatkan oleh Ahmad, Nasa’I, dan Ibnu Majah; di-shahih-kan oleh al Albani di dalam Shahihul Jami’ (3908))
Besoknya Orang tua dari siswi tersebut datang ke sekolah tersebut karena di sana kami berjanji untuk memandikan putrinya. Alhamdulillah setelah di mandikan dengan bekas air Wudhu dari saudaranya ,dia sembuh dan saya ruqya lagi tidak ada reaksinya. .
ALHAMDULILLAH MUDAH-MUDAHAN BERMANFAAT UNTUK SEMUA SALAM DARI SAYA ABDUL HAMID UNTUK PARA PECINTA YG MEMENDAM RINDU TAMAN-TAMAN SURGA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *